Belasan ribu orang tumpleg-bleg di Alun-alun Utara Yogyakarta, untuk mengikuti acara sepeda santai Amanda Harjo Funbike 2010, Minggu (27/6).
Acara yang dikemas dalam bentuk sepeda gembira itu diikuti sekitar 11.000 orang yang datang dari DIY dan sekitarnya. Para peserta, secara resmi dilepas oleh Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto. Sepeda santai itu digelar untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-10 Brownies Kukus Amanda.
Peserta menempuh perjalanan sekitar 10 km, mengelilingi Kota Yogyakarta. Mereka bergerak dari Alun-alun Utara, menuju jalan Pasar Kembang. Peserta melanjutkan perjalanan melewati kantor RRI Yogyakarta dan melanjutkan perjalanan sampai Tugu Jogja, perempatan Wirobrajan hingga sampai kembali ke Alun-alun Utara.
Direktur Utama Amanda Brownies, Joko Ervianto, menilai, antusiasme masyarakat DIY dan sekitarnya memeriahkan acara ulang tahun Amanda dan Harian Jogja cukup tinggi. Dia berterima kasih atas apresiasi masyarakat.
Sementara itu, Sumiati, salah seorang peraih Suzuki Titan, bersyukur atas hadiah yang didapatnya. Hadir bersama sembilan orang temannya dari Prambanan, Klaten, Sumi mengaku tidak memiliki firasat apa-apa sebelumnya. “Ini mungkin rezeki dari Allah SWT buat saya,” kata karyawan tata usaha di SMP Gantiwarno 2 itu, seusai acara.
Terkait acara itu, Sumi mengatahuinya di toko Amanda. Wanita berusia 46 tahun ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Harian Jogja dan Amanda Brownies. “Ya mudah-mudahan besok akan selalu ada acara seperti ini, dan semoga keduanya terus jaya.”
Peraih motor lainnya, Rizky F, 17, yang datang bersama bapaknya Sutopo, 50, warga Kutoharjo, Purworejo, sangat gembira dengan hadiah itu. Sutopo mengaku datang bersama 30 warga se Kutoharjo untuk memeriahkan acara tersebut. “Motornya mau saya pakai pergi ke sekolah,” ungkap Rizky disinggung tentang hadiahnya. Yang paling kaget adalah Dimas, 15, peraih mobil Daihatsu Xenia. Saat nomor undiannya dibacakan, Bocah asal Phatuk, Ngampilan itu terlihat syok dan pucat pasi. “Saya tidak menyangka bisa mendapat mobil,” ungkap Dimas, jebolan pondok pesantren di Muntilan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar